![]() |
| Tim penyemprotan RT 09 RW II Desa Bugel |
Menurut pria
yang akrab disapa Ribut itu, pandemi Corona merupakan masalah bersama, sehingga
menjadi tanggungjawab bersama seluruh elemen masyarakat untuk mencegah
penyebarannya. Bahkan memutus mata rantai penyebarannya,
agar pandemi Corona dapat segera berlalu.
Sementara itu,
Ketua RT 09 RW II Desa Bugel, Badiatul Muchlisin Asti, menyatakan, tidak hanya
penyemprotan disenfektan, aksi pencegahan Corona di RT 09 Desa Bugel juga
dilanjutkan dengan pembuatan 20-an titik tempat cuci tangan untuk warga.
![]() |
| Petugas saat melakukan penyemprotan disenfektan |
Pembuatan
tempat cuci tangan itu, menurutnya, bersifat jangka panjang. Tidak hanya semata
sebagai respons dari tanggap darurat pencegahan Cofid 19, namun juga akan
diupayakan sebagai kebiasaan sehat warga seterusnya. “Ke depan, akan diupayakan
dibuat tempat cuci tangan permanen di depan setiap rumah warga,” tandasnya.
Selain itu,
dalam upaya pencegahan virus Corona, pihaknya akan terus melakukan edukasi terhadap
warga terkait langkah-langkah pencegahan, terutama melalui gaya hidup sehat, sosial
distance, stay at home (ning omah wae)
dan pelaporan warga yang datang dari luar daerah maupun luar pulau.
“Semua aksi
itu didukung oleh seluruh warga dengan dana swadaya. Semoga dengan upaya-upaya
ini warga senantiasa diberi kesehatan dann terlindungi dari virus Corona,” harapnya.
*


0 Comments